Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Di Rumah

Hari itu, hujan turun sejak pagi. Langit kelabu dan suara gemericik air di atap rumah membuat suasana menjadi tenang. Aku duduk di ruang tamu, memandangi halaman yang basah lewat jendela besar. Di rumah ini, setiap sudut menyimpan kenangan—dari aroma kayu di ruang makan sampai suara lantai berderit di lorong panjang. Ibu sedang memasak di dapur. Aroma makanan menyebar ke seluruh ruangan, membuat perutku lapar. Bapak ku sedang membuat kopi panas. Adikku, sibuk dengan mainannya di ruang tamu. Suasana sederhana itu membuatku sadar, betapa hangatnya rumah bukan karena tembok dan atapnya, melainkan karena orang-orang di dalamnya. Ketika listrik tiba-tiba padam, kami semua berkumpul di ruang tengah. Ibu menyalakan lilin, cahayanya berkelip lembut. Kami bercerita sambil tertawa, mengenang masa kecil yang lucu. Adik ku memeluk bonekanya, sementara bapakku menceritakan kisah masa mudanya yang penuh kejutan. Dalam kegelapan itu, aku merasakan sesuatu yang tak bisa dibeli dengan uang—kebersamaa...